Agen Casino Online Agen Judi Poker Agen Casino Sbobet Agen Poker Online Agen Bola Terpercaya Agen Poker Terpercaya Agen Poker Terbaik

Kasasi mengenai Kisruh PSSI Tidak diterima MA, Ini Respon Kemenpora

Kasasi mengenai Kisruh PSSI Tidak diterima MA, Ini Respon Kemenpora

Kasasi mengenai Kisruh PSSI Tidak diterima MA, Ini Respon Kemenpora

Judi Bola Online, Jakarta – Kasasi yang diserahkan oleh Menteri Pemuda serta Berolahraga (Menpora) Imam Nahrawi tidak diterima oleh Mahkamah Agung (MA). Pihak Kemenpora juga segera memberi respon.

Kasasi itu diserahkan atas putusan banding Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Ditulis website MA, Senin (7/3/2016), putusan itu diketok oleh majelis hakim yang di pimpin hakim agung I Haru Djatmiko dibantu anggota majelis Irfan Fachruddin serta Yulius.

Putusan bernomor daftar 36 K/TUN/2016 itu diketok hari ini. Kasasi itu diserahkan pada 2 Februari 2016 oleh Menpora melawan PSSI.

Terlebih dulu, PTUN Jakarta mengabulkan semua tuntutan PSSI pada Menpora. Perseteruan Menpora serta PSSI bermula saat PSSI sepakat dengan bertandingnya Arema Cronus serta Persebaya Surabaya di Liga Super Indonesia 2015 pada 4 April.

Disamping itu Tubuh Berolahraga Profesional Indonesia (BOPI) menyebutkan ke-2 tim itu tak lolos verifikasi. Menpora juga keluarkan SK pembekuan PSSI pada 17 April 2015.

Kemenpora juga segera keluarkan respon berkaitan ditolaknya Kasasi itu. Didalam respon itu, ada lima poin yang mereka berikanlah.

Baca Juga : Gol di Tampilan ke-300 Torres

” Pada putusan kasasi yang selama ini sampai hari ini belum di terima oleh Kemenpora kecuali dari info beberapa media serta situs MA, jadi Kemenpora mengemukakan responnya seperti berikut :

1. Kemenpora menghormati sistem hukum serta hasil kasasi MA.
2. Kemenpora selama ini tengah berupaya secepat-cepatnya untuk peroleh cuplikan putusan kasasi MA itu segera dari pihak MA (tanpa ada mesti menanti).
3. Kemenpora bakal selekasnya pelajari substansi materi sebagai putusan serta tersebut pertimbangan MA dalam mengambil keputusan kasasi itu.
4. Sembari menanti diperolehnya cuplikan putusan kasasi, Kemenpora bakal memperhitungkan untuk meniti sistem hukum selanjutnya berbentuk PK (Peninjauan Kembali).
5. Berlanjutnya peluang ke arah sistem PK ini bukanlah maksud Kemenpora tidak untuk menghormati putusan kasasi MA, namun sebagai sisi dari usaha hukum Kemenpora untuk memakai hak hukumnya. “