Sedikit demi Sedikit Beban Lepas dari Pundak Paulo Dybala

Jakarta – Paulo Dybala mulai dikit merasakan tenang sekarang, setelah musim panas yang susah. Satu golnya ke gawang Inter Milan ikut menurunkan desakan.

Dybala hampir di jual Juventus pada bursa transfer musim panas tahun ini. Dia sempat merapat ke Tottenham Hotspur tetapi gagal geser, dihubungkan dengan tim-tim lain seperti Manchester United serta Paris Saint-Germain.

Selanjutnya Dybala bertahan di Juventus. Sesudah dicadangkan di minggu pertama serta ke-3, serta cuma bermain 14 menit di minggu ke-2, pemain dari Argentina itu mulai diakui nikmati menit bermain semakin banyak di minggu ke empat.

Dalam empat tampilan mulai sejak itu, dia cetak satu gol serta satu assist. Gol pertamanya pada musim ini itu dicatatkan ke gawang Inter dalam Derby d’Italia, Senin (7/10/2019) tempo hari.

Baca Juga : Ferguson Heran MU Tak Kunjung Rekrut John McGinn

Sesudah mulai memperoleh keyakinan Maurizio Sarri serta memberi gol, pemain 25 tahun itu mulai dikit terlepas dari desakan.

“Itu bukan musim panas yang gampang. Dengar nama Anda dihubungkan ke tiap team serta beberapa tempat yang tidak ingin Anda menuju bukan hal menyenangkan,” papar Dybala.

“Tetapi berikut sepakbola. Serta sebelum bursa transfer dibuka saya telah katakan ingin bertahan di sini. Saya merasakan lebih penting supaya perform lapangan yang bicara, walau sampai hari paling akhir tidak ada yang mengetahui apa yang akan berlangsung.”

“Saya inginkan bertahan, saya ingin bermain di sini serta meneruskan profesi di Juve. Saya pikir saya masih dapat memberi beberapa hal serta saya tunjukkan itu selintas waktu menantang Inter.”

“Saya rasakan desakan menyusut di bahu saya serta benar-benar tenang dengan mental. Saya semenjak awal meyakini jika dengan Sarri, saya akan mulai bersenang-senang, kerja, serta menunjukkan nilai saya. Dan itu yang sedang saya coba kerjakan,” katanya pada Corriere della Sera serta diambil Football Italia.